Kita memiliki suara
Ia dapat sampaikan apa yang kita fikirkan
Kita memiliki suara
Ia dapat kita tentukan bagaimana bunyinya
Kita memiliki suara
Ia dapat gambarkan kondisi hati kita
Kita memiliki suara
Ia dapat kita arahkan untuk apa
Kita memiliki suara
Ia dapat membawa kemenangan
Kita memiliki suara
Ia dapat membawa kita dalam penyesalan
Kita memiliki suara
Ia dapat kita tahan, disebut diam
Jika saat ini kita menahan diam, itu hanya sementara
Kita dapat memilih, menciptakan waktu untuk berbicara atau hanya sekedar menunggu kesempatan.
Jalan yang kita ambil tentu berbeda.
Jika telah mencapai waktu yang diinginkan,
Maka sampaikanlah, tunjukkanlah, bawalah gelegar suara untuk meraih kemenangan, membawa kita menggapai kesuksesan dan menjadikan suara penyesalan sebagai pengalaman menuju kedewasaan.
Selamat Hari Kartini,
Tidak ada perempuan yang hidup dalam diam.
Perempuan tangguh tidak hanya mampu menyuarakan, namun mampu menahan apa yang ia rasakan.
21042021
Dari siapa untuk siapa?
Dari sebuah kotak bertumpuk suara
Kau terbangun dan membangun negeri
Dari sebuah kotak yang mengumandangkan suara
Kau bergegas demi tegaknya demokrasi
Tanpa banyak suara kau usahakan segalanya
Tanpa banyak kata kau awasi semua
Tanpa banyak bicara kau erahkan tenaga
Demi suksesnya pesta hajat Indonesia
Jika buan demi Indonesia
Kau tak akan berjuang dan memilih diam
Kau pejuang yang gugur dalam medan laga
Kau pejuang tanpa nama
Demi berdirinya suatu negara
Kau Pejuang Demokrasi
aku telah tumbuh berulang-ulang seperti rumput;
aku telah mengalami tujuh ratus puluh acuan.
aku mati dari kemineralan dan tumbuh-tumbuhan sayuran;
dan dari tumbuh-tumbuhan sayuran aku mati dan menjadi satwa;
aku mati dari kwsatwaan dan menjadi manusia.
lalu mengapa takut kelenyapan memalui kematian?
lain kali aku akan mati.
tumbuh sayap-sayap dan bulu-bulu seperti bidadari:
sesudah itu membumbung ke atas lebih tinggi daripada bidadari-bidadari;
-Jalaludin Rumi-