Liawardahna
  • Beranda
  • Literasi
  • Hukum
  • Sajak
  • Personal Blog
  • Empunya


Kita ketahui bersama ramadhan adalah bulan dengan penuh keistimewaan. Salah satunya, merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an.
Peristiwa Nuzulul Quran menjadi titik penting bagi kehidupan Rasulullah SAW dan Al-Qur'an sendiri menjadi mukjizat terbesar beliau. Karena sejak saat itu, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib dari Bani Hasyim dinobatkan serta diutus oleh Allah SWT sebagai Nabi dan Rasulullah. Sejak saat itu pula hingga saat ini, ajaran-ajaran Nabi Muhammad berkumandang ke seluruh belahan dunia.
Makna memperingati malam Nuzulul Qur'an yaitu mengingatkan kembali pentingnya menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, bisa memotivasi kepada umat Islam untuk selalu membaca Al-Qur'an agar hidupnya berkah dan ada dalam ridlo Allah Swt.
Tentu kita ketahui bersama, bahwa Tilawatil qur’an adalah kunci utama kesuksesan. Dimana dengan membacanya kita Akan memperoleh syafaat di hari kiamat, dijanjikan pahala bahkan bagi yang belum mampu membaca dengan lancar, Akan diangkat derajatnya oleh Allah, akan Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya. Serta berbagai hikmah lain yang akan kita dapatkan.
Selain tilawah alquran, Umat Muslim dianjurkan mengisi malam Nuzulul Quran dengan berbagai amalan sholeh, salah satunya memperbanyak doa.
Disebutkan dalam sebuah hadist bahwa tidak akan tertolak doa seorang Muslim yang dipanjatkan di bulan Ramadhan, khususnya pada malam Nuzulul Quran.
Rasulullah SAW bersabda: “Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad)
Terlebih jika doa tersebut dipanjatkan setelah khatam alquran.  Sebagaimana ad-Dârimi meriwayatkan dengan sanadnya dari Humaid al-A’raj, ia berkata:
"Barangsiapa membaca Al-Qur’an, kemudian berdoa, maka doanya diamini oleh 4.000 malaikat.”
Janji Allah SWT dalam pengabulan doa ini termaktub dalam Quran Surat Al Mukmin ayat 60, "ud'uni astajib lakum". Yang berarti, "Berdoalah kepadaKu, Saya akan kabulkan doamu".
Dengan keberkahan Al-Qur’an, semoga kita diberikan kemaslahatan keselamatan bangsa kita.
Allaahumma nawwir quluubanaa bi tilaawatil qur aan, wa zayyin akhlaa qonaa bijaahil qur aan, wa hassin a’maalanaa bi dzikril qur aan, wa najjinaa minan naari bi karoo matil qur aan, wa adkhilnal jannata bi syafaa’til qur aan.
"Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Alquran, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Alquran, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Alquran , selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Alquran, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Alquran."
Ya Allah engkau yang mempermudah segala yang sulit, Ya Allah, mempermudah yang sulit bagimu adalah mudah. Engkau maha mengetahui segala sesuatu, engkau maha mengetahui harapan dan permintaan-permintaan kami, maka kabulkanlah harapan dan permintaan yang engkau ketahui itu. Wasallallahu ala sayyidina muhammad wa ala sayyidina muhammad. Wal hamdulillahi rabbil alamin. 



Teman-teman, aku bagi pengalaman wawancara praktik kerja pada SKB CPNS Kemenag Tahun 2019. Yang masih aku inget aja ya pastinya. 

UU ASN

Pertama kalian bakal ditanya seputar UU Nomor 15 Tahun 2014 Tentang ASN. Pelajarin aja UU ASN, apalin dan pahami, minimal kalian pahami Ketentuan Umum dan Pasal-Pasal Awal.  Pertanyaannya seperti ini.
  • Tau UU ASN
  • Sudah mempelajari
  • Asas ASN apa
  • Kode etik ASN
  • Sebutkan nilai dasar Profesi ASN
  • Fungsi Tugas dan Peran ASN
  • Apakah Manajemen ASN

Penguasaan Bidang Jabatan

Formasi yang aku ambil "Analis Program Penyuluhan" formasi ini berbeda dengan Penyuluh Agama. Penyuluh Agama adalah jabatan fungsional tertentu yang memiliki aturan dalam Permenpan RB Nomor 9 TAhun 2021. Sedangkan Analis program penyuluhan adalah jabatan fungsional umum. Namun pengetahuan tentang Penyuluh Agama sangat berguna juga. 

Pertanyaan yang disampaikan pewawancara seperti ini. 
  • Apa formasi yang kamu pilih?
  • Mengapa kamu memilih formasi itu?
  • Apa yang kamu ketahui tentang formasi yang kamu lamar?
  • Bagaimana kamu memulai suatu kegiatan? (Melalui pertanyaan ini, pewawancara akan memberi pertanyaan semakin detail).
  • Bagaimana cara melaksanakan kegiatan?
  • Bagaimana cara mendokumentasikan?
  • Bagaimana cara publikasi hasil kerja?
Pengalaman kerja

Pengalaman kerja kalian juga akan ditanyakan?
  • Sebelumnya sudah bekerja atau belum?
  • Bekerja dimana?
  • Apa yang menjadi bidang pekerjaan sehari-hari?
Kemampuan Teknologi Informasi
  • Bisa word? Biasanya apa yang kamu kerjakan dengan word?
  • Bisa PPT? Buktikan aja kalau bisa!
  • Bisa Excel? (Kalian bakal ditanya dengan berbagai fungsi excel. Seperti sum, if, pivot, dan banyak lagi. Pelajari, jangan sampai kalian baru dengan fungsi yang diucapkan pewawancara).
  • Google drive, bahkan sampai jumlah ruang penyimpanannya dan sejenisnya. 
Kemampuan Bahasa Asing
  • Perkenalan dengan bahasa inggris, 
  • Menceritakan pengalaman kerja dengan bahasa asing,
  • Berdakwah dengan bahasa asing
Siapin aja itu, kalau nggak bisa bahasa asing bilang aja nggak bisa. wkwkw


Oh iya, karena pertanyaan2 pada sub bab, penguasaan bidang jabatan adalah pengetahuan umum, jadi akan aku share jawaban ketika aku disodori pertanyaan itu. 

Pertama, Bagaimana kamu memulai suatu kegiatan? 

Secara singkat, hal yang harus dilakukan untuk melaksanakan suatu program kegiatan secara berurutan sbb. 
1. Pemetaan potensi 
2. Pemetaan hambatan/inventarisir permasalahan
3. Perencanaan program
4. Publikasi
5. Tanggapan publik dan perbaikan rencana
6. Pelaksanaan
7. Monitoring
8. Evaluasi
9. Pengembangan
(Dalam menjelaskan urutan kegiatan tersebut, sebaiknya diberikan penjelasan secara singkat. Mengingat, waktu kita terbatas).

Untuk memulai suatu kegiatan, saya harus terlebih dahulu melakukan pemetaan wilayah, baik pemetaan segi kondisi sosial, ekonomi, keagamaan, ekonomi dan sebagainya. Kemudian disusun Daftar Infentarisir Masalah. 
Melalui proses pemetaan wilayah tersebut, akan diketahui potensi dan tantangan yang mungkin dihadapi.  
Dalam menjalankan pemetaan ini, dapat dianalisis dengan berbagai metode, salah satunya menggunkaan analisis SWOT. Dimana melalui analisis SWOT, kita dapat mengetahui hal-hal berikut. 
  1. Bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (adventage) dari peluang (opportunities) yang ada. 
  2. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada.
  3. Bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaram (threats) yang ada.
  4. Bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threars) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru. 
Kedua, Bagaimana cara melaksanakan kegiatan? 

Dari hasil pemetaan, disusun rencana program kegiatan, termasuk metode, juknis, dan materi, yang biasa dituangkan dalam bentuk Term of Reference. 
Sebelum memulai suatu kegiatan, perlu koreksi untuk penyempurnaan. 
Selain koreksi, perlu dilakukan koordinasi dengan stakeholders untuk menyatukan persepsi guna mencapai tujuan yang diharapkan, sehingga output dan outcome dari pelaksanaan kegiatan menjadi kinerja yang nyata. 
Setelah koreksi, dilakukan publikasi untuk mendapatkan tanggapan publik. Dimana dengan tanggapan publik yang masuk, dapat dijadikan bahan  penyempurnaan. 
Setelah mendapat persetujuan dari atasan, baru dilaksanakan program kegiatan tersebut.  

(dari jawaban ini bisa jadi teman-teman ditanya bagaimana metode pelaksanaan kegiatannya. Tapi kalo aku kemaren sih engga ditanya)

Ketiga, Bagaimana cara mendokumentasikan?
Dokumentasi kegiatan meliputi foto kegiatan, notulensi, dan laporan hasil kegiatan yang terangkum dalam satu naskah. Berdasarkan laporan hasil kegiatan ini, dilakukan evaluasi guna memperoleh perbaikan dan pengembangan program kegiatan. 

Keempat, Bagaimana cara publikasi hasil kerja?
Publikasi kinerja dilakukan melalui pemberitaan, media sosial resmi dalam bentuk foto kegiatan dilengkapi caption, flowchart, yang dibuat sesimpel mungkin, namun menarik, informatif, dan mudah diakses masyarakat secara luas.  

Waktu wawancara kurang lebih 30 menit. 
Ada satu lagi, 
Kalau pendidik biasanya pada praktik kerja diminta untuk mengajar, jadi pada youtube2 pasti diminta untuk siapkan silabus dan media mengajar. 
Untuk teman2 yang mengambil jabatan fungsional umum juga harus siapkan materi untuk presentasi. 
Aku dulu siapkan makalah dan ppt presentasi sesuai dengan formasi yang aku lamar. 





Kita memiliki suara 
Ia dapat sampaikan apa yang kita fikirkan
Kita memiliki suara
Ia dapat kita tentukan bagaimana bunyinya
Kita memiliki suara
Ia dapat gambarkan kondisi hati kita
Kita memiliki suara
Ia dapat kita arahkan untuk apa
Kita memiliki suara
Ia dapat membawa kemenangan
Kita memiliki suara
Ia dapat membawa kita dalam penyesalan
Kita memiliki suara
Ia dapat kita tahan, disebut diam

Jika saat ini kita menahan diam, itu hanya sementara
Kita dapat memilih, menciptakan waktu untuk berbicara atau hanya sekedar menunggu kesempatan. 
Jalan yang kita ambil tentu berbeda.
Jika telah mencapai waktu yang diinginkan, 
Maka sampaikanlah, tunjukkanlah, bawalah gelegar suara untuk meraih kemenangan, membawa kita menggapai kesuksesan dan menjadikan suara penyesalan sebagai pengalaman menuju kedewasaan. 

Selamat Hari Kartini, 
Tidak ada perempuan yang hidup dalam diam. 
Perempuan tangguh tidak hanya mampu menyuarakan, namun mampu menahan apa yang ia rasakan. 

21042021


Hallo dear.. 
Sudah siapkan diri untuk cpns tahun 2021 ya? 

Salam kenal dari aku, Lia Wardah. Aku sharing pengalaman ketika persiapan SKB ya dear. Mulai teknis pelaksanaan sampai persiapan inti. ahaha 

Sama seperti kalian, aku juga searching dan tanya-tanya ke guru, sahabat, relasi yang bisa kasih jawaban tentang SKB CPNS Kemenag. 

Pertama, dari teknis pelaksanaan SKB.

SKB kemenag dirancang dengan pelaksanaan 3 jenis tes, yaitu psikotes, wawancara pengalaman kerjaan, serta wawancara kebangsaan dan moderasi beragama. Ini bagian paling penting yang nggak boleh di skip ya. 
Kalian harus cari juknis pelaksanaan SKB yang dikeluarkan instansi tempat kalian mendaftarkan diri, untuk mengetahui "kisi-kisi ujian".
Teman-teman juga harus perhatikan kapan dan bagaimana SKB akan dilaksanakan. Apakah dilakukan secara langsung atau secara virtual, disediakan lokasi 
Kisi-kisi untuk tahun 2019 seperti gambar di bawah ini. 



Kedua, Tips Psikotes
Carilah buku-buku psikotes. Pastikan buku itu tebal,  memuat berbagai jenis psikotes dan dilengkapi dengan pembahasan soalnya. Psikotes pada SKB berbeda dengan psikotes pada saat SKD. Psikotes SKB ini lebih banyak soal TIU nya. Dari sejumlah 150 soal, 100 soal adalah soal matematika dan sedikit soal Bahasa Indonesia. Sedangkan 50 soal lainnya berisi soal-soal seperti TKP tapi versi singkat dan lebih mudah. 
Buat temen-temen yang nggak suka baca buku atau nggak suka nulis, mulai sekarang usahain seneng baca dan nulis. Cari kerjaan yang mewajibkan kamu buat membaca dan menulis, karena ini akan membantu sekali saat memahami soal-soal psikotes. 

Ketiga, Tips Wawancara Pengalaman Kerja
Ada banyak yang harus kalian persiapkan untuk menghadapi wawancara pengalaman kerja. Mulai cari regulasi ASN, SOTK Instansi kalian daftar, dan peraturan lain yang berhubungan dengan formasi yang kalian lamar. Cari info sedetail mungkin, bahkan aku sampai bikin mini research buat meningkatkan pemahaman formasi Analis Program Penyuluhan. 
Pada wawancara ini, penguji akan memastikan kalian bisa mengoperasikan ms.office. Mulai dari ms. word, fungsi-fungsi excel, ppt yang cakep, desain, penggunaan internet dalam bekerja, editing foto, video dan banyak lagi.  
Hafalin juga bagian-bagian instansi kalian mendaftarkan diri, mulai dari pejabat eselon 1 sampai eselon 4. Bukan hanya sekedar jabatannya aja yang harus kalian hafal, nama pejabatnya juga dihafal. 
Pokoknya, hal-hal dasar yang super teknis bakal ditanyain disini. 
Tunjukkan apapun yang bisa kalian tunjukkan, tulisan yang pernah dibuat, prestasi yang sudah dicapai, sampai aktivitas keorganisasian hingga saat ini. 

Ketiga, Tips Wawancara Kebangsaan dan Moderasi Beragama
Untuk wawancara kebangsaan, kalian akan ditanya soal Pancasila dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari dan bekerja. Tatacara beribadah dipadankan dengan konteks tertentu yang bakal menempatkan kalian dalam keadaan dzarurat. Ada juga praktik ngaji dan praktik sholat. Bukan hanya sholat subuh, karena aku dapat jatah sholat jenazah dengan jenazah perempuan. 
Pertanyaan-pertanyaan tentang moderasi beragama harus kalian pahami. Selain itu, banyak-banyak baca artikel yang berhubungan dengan pekerjaan kalian. Cari aja berita-berita di portal resmi instansi kalian daftar. 

>>Download Buku Saku Moderasi Beragama<<

Pada kesimpulannya, kalian harus banyak membaca buku, artikel, berita, konten pengajian di youtube. Untuk konten pengajian, aku saranin simak Shihab-Shihab yang tepat, ringkes, dan halus. Selektif kalau pilih konten youtube, jangan asal-asalan.  
Membaca, menulis, dan menyimak. ini kuncinya. 
Jawaban dari pertanyaan wawancara, kita nggak tau datang dari mana, bisa jadi dari youtube yang kita simak, dari artikel yang disebarkan teman, atau sekedar dari hasrat kekepoan kita yang akhirnya membawa ke artikel tertentu. 

Aku bakal salin catatan aku ketika persiapan SKB. Dalam catata itu memuat berbagai pertanyaan dan jawaban yang udah aku siapkan, walaupun nggak semua berasal dari situ, semoga bisa memeberi sedikit gambaran buat sahabat pembaca yang budiman dan budiwati. 

Semangat
 

Hallo dear..
Mau cerita panjang proses pendaftaran CPNS mulai dari pendaftaran sampai ke SKB nih. 


ehm.....

PART 1 : Pendaftaran
 
Adakah dari kalian yang proses CPNS pernah terhalang karena nggak lolos administrasi? Kita sama!! 👋

Selain nggak lolos administrasi, ada cerita lain nih. 

Awalnya aku bukan daftar CPNS di Kemenag, tapi di Mahkamah Agung. Semua berkas udah aku upload, tapi belum aku submit. Pada waktu pendaftaran CPNS Tahun 2019 lalu, ada perpanjangan waktu pendaftaran. Aku kira itu berlaku untuk semua, ternyata perpanjangan waktu pendaftaran berdasarkan kebijakan masing-masing instansi. Mahkamah Agung menjadi salah satu instansi yang tidak memperpanjang waktu pendaftaran. Alhasil, aku gagal submit dengan pendaftaran CPNS Mahkamah Agung. 
Satu pelajaran penting buat aku, jangan menunda-nunda hal baik ya gaes. 

Di hari terakhir pendaftaran CPNS, masih ada beberapa instansi yang buka. Salah satunya Kemenag. Pertama yang aku cari Kanwil Kemenag Jateng pastinya, karena aku domisili di Kabupaten Semarang. Sayangnya aku gagal nemuin formasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikanku, Hukum Keluarga Islam. Aku lupa kalau di deket rumahku berdiri megah kampusku tercinta, IAIN Salatiga yang juga bagian dari Kemenag. Aku malah dapet Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI. Tanpa pikir panjang aku langsung ambil dong. Udah nunggu setahun daftar, masak kagak jadi karena telat submit. 

Setelah pilih formasi Analis Program Penyuluhan, aku upload seluruh berkas. Ternyata berkas yang disyaratkan Kemenag beda dengan berkas yang disyaratkan Mahkamah Agung. Qudrullah, awal-awal nyiapkan berkas, tanpa disenggaja aku scan semua berkas termasuk berkas yang nggak disyaratkan oleh Mahkamah Agung, seperti KK dan Akta Kelahiran. Pada saat itu aku mikirnya sekalian deh buat digitalisasi, kalau besok butuh dokumen pribadi biar nyarinya gampang. 
Alhamdulillah, dokumen yang disyaratkan Kemenag sudah ada di Flasdisk aku. Karena ngak mungkin juga aku siapin di rumah. Jarak dari kantor ke rumah aku sekitar 23 KM. Batas submit terakhir pendaftaran CPNS Kemenang seinget aku jam 7 malem, sedangkan aku sadar telat submit pendaftaran di Mahkamah Agung sekitar jam 4 Sore. Jelas nggak bakal keburu waktu kalau semua dokumen belum siap.  
Lega deh, akhirnya bisa submit. 

Setelah pendaftaran, tahap selanjutnya pengumuman administrasi. Masih pada rangkaian tahap pertama ini, aku ternyata dinyatakan tidak lolos administrasi karena yang aku upload Ijazah dan Transkrip Nilai Legalisir, sedang yang diminta adalah Ijazah dan Transkrip Nilai Asli. 
DuarrrrrR.... Galau....
Untung ada masa sanggah. Sesaat setelah pengumuman, masa sanggah dibuka. Tanpa pikir panjang dan nggak lagi cari-cari referensi, langsung aku ajuin sanggah. Kurang lebih aku bilang bahwa "legalisir menunjukkan keabsahan suatu dokumen yang memiliki kekuatan hukum sama dengan dokumen aslinya."

Kemudian diumumkan hasil sanggah, sanyang aku lupa tanggal pastinya. Bisa dicari sih, tapi aku males juga mau nyari. 
Alhamdulillah, pengumuman administrasi yang kedua ini, namaku muncul. 

Next. PART 2 : SKD dan SKB 
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Tentang Saya

Kalo ngomong belepotan. Kalo nulis kewalahan. Terima kasih sudah berkunjung, jangan lupa follow IG/Twitter. Biar kita saling kenal.

POPULAR POSTS

  • Tabel Bagian Furudhul Muqoddaroh dan Syarat-Syaratnya
  • MAKALAH HIJAB, MAHJUB DAN ASHABAH (lengkap dengan tabel bagian dan syarat bagi masing-masing penerima harta warisan)
  • Bimbingan Perkawinan Sebagai Syarat Pencatatan Pernikahan : Analisis dan Evaluasi Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan
  • Tabel Bagian Hijab Mahjub Nuqsan
  • Memperbaiki Komunikasi dengan Teory U dan Perspektif Islam
  • Telaah Formulasi Capaian Kinerja Pembinaan Keluarga Sakinah
  • Kenali Saya
  • Jangan Menyesal Telah Berbuat Baik
  • Wawancara Praktik Kerja SKB CPNS Kemenag Tahun 2019
  • 24 Tahunku
Diberdayakan oleh Blogger.

Videoku

Arsip Blog

  • ▼  2026 (2)
    • ▼  Agustus (1)
      • Memahami Arsitektur Pembangunan Kompetensi : Bimte...
    • ►  Juli (1)
  • ►  2025 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2024 (11)
    • ►  Agustus (10)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2023 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2021 (7)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (2)
  • ►  2019 (9)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (3)
  • ►  2016 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2014 (8)
    • ►  Desember (7)
    • ►  April (1)
  • ►  2013 (1)
    • ►  November (1)

Copyright © Liawardahna. Designed by OddThemes